November 27, 2014 |  

 
 
  Latest Gallery  
 

PRESS RELEASE

NO.: 005/HUMAS/VI/2014

 

INDONESIA DUKUNG ISU PRODUKSI DAN KONSUMSI BERKELANJUTAN

 SEBAGAI BAGIAN AGENDA PEMBANGUNAN PASCA 2015

 

 

1.    Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA, diundang untuk berbicara pada Forum Politik Tingkat Tinggi untuk Pembangunan Berkelanjutan (High Level Political Forum for Sustainable Development- HLPF) yang diselenggarakan di Markas Besar PBB di New York, tanggal 30 Juni – 7 Juli 2014. Dalam pidatonya, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa pembangunan masa depan perlu menerapkan model pembangunan yang menjamin pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Perubahan pola produksi dan konsumsi merupakan persyaratan yang sangat penting untuk mewujudkan tujuan tersebut.”  demikian disampaikan Kambuaya. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam Forum Politik Tingkat Tinggi dimaksud adalah dalam rangka mewakili Indonesia sebagai Vice Chair Board 10 Year Programme of Action for Sustainable Consumption and Production Patters. 

 

2.    Menteri Kambuaya juga menyampaikan pada forum bahwa bagi Indonesia pendekatan produksi dan konsumsi berkelanjutan sangat penting dalam mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih efisien dan ramah lingkungan; mencegah pencemaran dan perusakan lingkungan; serta mendorong tumbuhnya kapasitas industri produk dan jasa yang lebih ramah lingkungan. “Hal-hal ini sangat penting untuk mendorong pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia” demikian ditambahkan Menteri Kambuaya. Menteri Lingkungan Hidup juga menyampaikan bahwa dalam konteks global, pendekatan Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan (SCP) dinilai penting sebagai landasan pelaksanaan pembangunan masa depan, guna menjawab berbagai tantangan pembangunan global termasuk penanganan dampak perubahan iklim.

 

3.    Kuasa Usaha ad interim Indonesia dan Deputi Wakil Tetap RI bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Duta Besar Yusra Khan dalam kesempatan terpisah menggarisbawahi posisi Indonesia yang memandang isu SCP sebagai salah satu isu prioritas dalam pembahasan agenda pembangunan pasca 2015. “Indonesia selama ini senantiasa berperan aktif dalam pembahasan terkait implementasi SCP di PBB, antara lain sebagai anggota Board 10 Year Framework of Programme on Sustainable Consumption and Production”, demikian ditegaskan Dubes Yusra Khan.

 

4.    SCP sendiri adalah kesepakatan global yang diadopsi pada Konferensi Rio+20 tahun 2012 lalu. Penerapan SCP merupakan kelanjutan dari kesepakatan Deklarasi Rio tahun 1992 terkait pengubahan pola konsumsi dan produksi.  Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memelopori pengintegrasian pendekatan SCP dalam kebijakan nasionalnya. Di kawasan, Indonesia juga merupakan salah satu negara pelopor penyusunan regional roadmap SCP, yang ditandai dengan diluncurkannya “The 10 Year Framework Program Roadmap Sustainble Consumption and Production for Asia Pacific” di Jakarta, bulan April 2014.

 

5.    Isu SCP saat ini tengah dibahas dalam penyusunan sustainable development goals (SDGs), sebagai panduan pembangunan global pasca berakhirnya Millennium Development Goals pada tahun 2015. Dalam konteks pembahasan SDGs, Menteri Kambuaya kembali menegaskan bahwa “SCP merupakan condition sine qua non bagi pencapaian sustainable development goals (SDGs). Tanpa penerapan SCP, SDGs tidak dapat tercapai.”  Dalam konteks tersebut, Indonesia mengharapkan agar pendekatan SCP dapat diangkat menjadi salah satu isu utama dalam penyusunan agenda pembangunan pasca 2015.

 

6.    Secara konkrit, penerapan SCP diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas, teknologi serta akses dalam memproduksi dan memperoleh berbagai barang dan jasa yang ramah lingkungan. Dengan demikian, berbagai inovasi dan investasi baru dalam kegiatan produksi dan konsumsi yang ramah lingkungan, akan mendapat dukungan kuat dari segenap pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat global yang pada gilirannya diharapkan dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan serta mendorong pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

 

New York, 30 Juni 2014

Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, New York
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Tel: 1.212.972.8333,   Fax: 1.212.972.9780   -   www.indonesiamission-ny.org

 

GALLERY
RI Kutuk Keras Serangan Brutal Israel di Gaza
RI Kutuk Keras Serangan Brutal Israel di Gaza

Latest Press Release

New York - 5 November 2014.

RI SUARAKAN DUKUNGAN BAGI PENGUNGSI PALESTINA

Featured Links

 
 
 
     
 


Copyright © 2013 - Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Telp : +1-212-972-8333 | Fax : +1-212-972-9780 | eMail: ptri@indonesiamission-ny.org

All Rights Reserved.