July 24, 2014 |  

 
 
  Latest Gallery  
 

PRESS RELEASE

NO.: 001/HUMAS/I/2014

 

INDONESIA – SAINT KITTS AND NEVIS BUKA HUBUNGAN DIPLOMATIK

 

Pada hari Kamis (30/1/2014), Pemerintah Indonesia secara resmi membuka hubungan diplomatik dengan Federasi Saint Kitts And Nevis. Hal ini dilakukan melalui penandatanganan Komunike Bersama (Joint Communiqué) antara Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Desra Percaya, dengan Wakil Tetap Saint Kitts and Nevis untuk PBB, Duta Besar Delano Frank Bart, di kantor Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York.

 

“Saat ini merupakan hari bersejarah dimana Indonesia dan Saint Kitts and Nevis secara resmi membuka hubungan diplomatik untuk memajukan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara dan bangsa.” demikian dikemukakan Dubes DesraPercaya dalam sambutannya seusai penandatangananKomunike Besama. Dubes Percaya menambahkan bahwa terdapat banyak isu potensial yang dapat dijadikan agenda kerja sama bilateral kedua negara, antara lain isu turisme dan pendidikan. Sedangkan dalam dalam fora internasional, kedua negara dapat semakin memperkuat kerjasama antara lain dalam isu perubahan iklim dan disaster risk management.

 

“Meskipun kedua negara telah melakukan kerjasama sebelumnya, pembukaan hubungan diplomatik ini menandai bentuk formal dari kerjasama tersebut, dan niscaya akan semakin memperkuat fondasi bagi peningkatan hubungan bilateral kedua negara di masa depan” demikian ditegaskan Dubes Percaya.

 

Dalam sambutannya, Dubes Bart juga menyampaikan kegembiraan atas dibukanya hubungan diplomatik antara kedua negara, terutama mengingat bahwa Indonesia telah sering bekerja sama dengan Saint Kitts and Nevis. “Meskipun Saint Kitts and Nevis adalah negara kecil dibanding Indonesia, namun terdapat berbagai isu yang dapat menjadi peluang kerja sama antara kedua negara, salah satunya adalah dalam isu turisme. Dalam hal ini Saint Kitts and Nevis dapat belajar dari pengalaman Indonesia”, demikian ditambahkan Dubes Bart.

 

Melalui pembukaan hubungan diplomatik ini, Indonesia saat ini tercatat telah memiliki hubungan diplomatik dengan 185 negara-negara PBB. Sebagai catatan, pada tahun 2010 DPR RI telah menyetujui pembukaan hubungan diplomatik dengan 21 negara anggota PBB. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, pada tahun 2011 dan 2012 telah dilakukan pembukaan hubungan diplomatik dengan sembilan negara, yaitu Mauritania, El Salvador, San Marino, Montenegro, Republik Dominika, Niger, Sao Tome dan Principe, Antigua dan Barbuda, Bhutan, Botswana, Tuvalu, Haiti dan Nauru. Tahun 2013 telah dilakukan pembukaan hubungan diplomatik dengan Kiribati.

           

New York, 30 Januari 2014

Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, New York
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Tel: 1.212.972.8333,   Fax: 1.212.972.9780   -   www.indonesiamission-ny.org

 

GALLERY
PressReleaseSustainableEnergy
"RI DUKUNG INISIATIF PBB:
DEKADE ENERGI BERKELANJUTAN UNTUK SEMUA 2014-2024"

Latest Press Release

New York - 22 July 2014.

RI KUTUK KERAS SERANGAN BRUTAL ISRAEL DI GAZA

Featured Links

 
 
 
     
 


Copyright © 2013 - Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Telp : +1-212-972-8333 | Fax : +1-212-972-9780 | eMail: ptri@indonesiamission-ny.org

All Rights Reserved.