October 25, 2014 |  

 
 
  Latest Gallery  
 

PRESS RELEASE

NO.: 18/HUMAS/XII/2013

INDONESIA MULUSKAN PENGESAHAN RESOLUSI KESEHATAN GLOBAL PADA SMU PBB KE-68

 

Melalui negosiasi sebulan penuh dengan seluruh negara anggota PBB, akhirnya Indonesia berhasil mencapai konsensus atas rancangan resolusi Majelis Umum PBB untuk mata agenda “Global Health and Foreign Policy”. Ranres yang tahun ini mengangkat tema Partnerships for Global Health diadopsi pada tanggal 11 Desember 2013 dalam Pleno ke-65 Sidang  Majelis Umum PBB Ke-68 di New York.

Resolusi mendorong terciptanya kemitraan global yang dapat mengatasi hambatan ekonomi dan struktural dalam pencapaian tujuan memajukan kesehatan global. Untuk itu, kemitraan untuk kesehatan global harus dapat menempatkan kesehatan dan determinan kesehatan secara menyeluruh melalui pendekatan multi-sektor.

Resolusi juga menegaskan pentingnya kemitraan yang dapat mendukung tercapainya tujuan kesehatan untuk semua, diantaranya melalui penguatan sistem kesehatan, akses semesta untuk pelayanan kesehatan, pengembangan berbagai inovasi untuk mengatasi tantangan kesehatan serta promosi kesehatan menyeluruh.

Selain itu, kemitraan untuk kesehatan global diharap dapat pula mempercepat transisi negara dalam melaksanakan dan mencapai jaminan kesehatan semesta serta mendukung upaya penguatan kapasitas produksi dan kelembagaan, termasuk kerangka aturan untuk produk obat-obatan dan medik lainnya.

Beberapa pokok penting lain yang disepakati negara anggota dalam resolusi ini adalah disetujuinya serangkaian prinsip mendasar bagi kemitraan untuk kesehatan global serta formulasi himbauan untuk menempatkan kerangka kesehatan dalam pembahasan agenda pembangunan pasca-2015.

Prinsip-prinsip kemitraan yang disepakati mencakup: national ownership, focus on results and effectivenesstransparencyshared responsibility, mutual accountabilityinclusiveness and sustainability. Sementara beberapa isu kesehatan yang disuarakan untuk dipertimbangkan dalam agenda pembangunan pasca-2015 mencakup tujuan-tujuan kesehatan MDGs yang masih belum tercapai, jaminan kesehatan semesta dan non-communicable diseases (NDCs).

Diantara beberapa negara yang baru menjadi ko-sponsor untuk pertama kalinya sejak Resolusi Kesehatan Global diluncurkan pada tahun 2007, tercatat dua negara besar yaitu India dan Rusia.

Fasilitasi Indonesia untuk resolusi Majelis Umum PBB ini merupakan bagian dari keketuaan Indonesia pada Kelompok “Foreign Policy and Global Health” (FPGH) untuk tahun 2013. Kelompok FPGH didirikan tahun 2007 atas inisiatif Afrika Selatan, Brazil, Indonesia, Norwegia, Perancis, Senegal dan Thailand untuk meningkatkan sinergi antara kebijakan luar negeri dan kesehatan global. Sejak pendiriannya melalui Oslo Ministerial Declaration on “Global Health, a pressing foreign policy issue of our time”, Kelompok ini terus mengamankan pembahasan mata agenda global health and foreign policy dalam kerangka MU PBB dan memfasilitasi negosiasi resolusi terkait.

 

New York, 11 Desember 2013

Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations, New York
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Tel: 1.212.972.8333,   Fax: 1.212.972.9780   -   www.indonesiamission-ny.org

 

GALLERY
RI Kutuk Keras Serangan Brutal Israel di Gaza
RI Kutuk Keras Serangan Brutal Israel di Gaza

Latest Press Release

New York - 23 October 2014.

RI Serukan DK PBB Atasi Kejahatan Massal

Featured Links

 
 
 
     
 


Copyright © 2013 - Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the United Nations
325 East 38th Street, New York, NY, 10016, USA
Telp : +1-212-972-8333 | Fax : +1-212-972-9780 | eMail: ptri@indonesiamission-ny.org

All Rights Reserved.