Siaran Pers

No.297/HMS/X/02

 

Indonesia Juara Festival Internasional di Bahamas

Indonesia berhasil menjadi juara pertama dalam Festival Budaya Internasional di Bahamas yang diadakan pada tanggal 19-20 Oktober 2002. Festival Budaya Internasional yang diselenggarakan untuk memperingati HUT Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-57 diikuti oleh lebih dari 45 negara, dengan menampilkan berbagai ciri budaya negara peserta antara lain makanan khas, tarian-tarian dan barang-barang unik dari negaranya masing-masing. Sambutan pengunjung Festival yang diadakan di Botanial Garden Bahamas sangat antusias dengan dihadiri sekitar 15.000 orang dan terutama perhatian terhadap stan Indonesia luar biasa.

Dewan juri menilai setiap peserta negara dengan memperhatikan antara lain pakaian budaya, makanan yang disajikan, dekorasi stan dan sebagainya. Indonesia mendapat nilai tertinggi dengan total 569, urutan kedua India dgn nilai 488 sedangkan urutan ketiga diraih bersama oleh Amerika Serikat dan Kanada yang mengumpulkan nilai yang sama 476. Kemenangan Indonesia ini sudah dapat diduga oleh banyak peserta karena penampilan stannya yang sangat unik dengan dekorasi janur dan ornamen Bali yang kontras serta lebih banyak memanfaatkan berbagai bahan yang ada di Bahamas, sehingga membuat kagum orang-orang setempat dan pengunjung lainnya yang kebanyakan turis-turis asing.

Hadiah tropi kemenangan festival di Bahamas ini diserahkan oleh Menteri Luar Negeri Bahamas  Fred Mitchell kepada Tatang B. Razak, Kepala Penerangan dan Hubungan Masyarakat  Perutusan Tetap RI pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PTRI) yang memimpin rombongan Indonesia yang terdiri yang dari Homestaf dan lokal staf PTRI New York yang juga diakreditasikan untuk negara Bahamas, Jamaika, Guatemala dan Nikaragua.

Sambutan pengunjung Festival yang sangat luar biasa terutama untuk mengunjungi dan menikmati berbagai hidangan masakan Indonesia walaupun harus menunggu antrian. Makanan dan barang-barang souvenir dijual dan hasilnya untuk kegiatan sosial.  Banyak pengunjung menaruh simpati kepada Indonesia dengan menyatakan kesedihan mereka atas kejadian di Bali beberapa waktu yang lalu dan mereka juga menanyakan perkembangan serta langkah-langkah yang diambil Pemerintah Indonesia.

Kedatangan rombongan Indonesia juga telah mendapat perhatian masyarakat setempat dan pihak panitia festival dengan mengacarakan pengenalan budaya Indonesia kepada kalangan pelajar di Gerald Cash Primary School dengan penampilan dan pengajaran singkat tarian budaya Indonesia.  Acara yang dilaksanakan di sekolah tersebut dihadiri oleh sekitar 800 siswa-siswi dan sempat hadir anggota parlemen Bahamas.

New York, 20 Oktober 2002