No.  064/HMS/IX/00

Press Release

Untuk pertama kalinya para kepala negara  anggota Biro Dewan Ekonomi Sosial PBB (ECOSOC) mengadakan pertemuan dalam suatu working Breakfast pada tanggal 8 September 2000 bertempat di UN Regal Plaza Hotel, New York. Para pemimpin tersebut membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan globalisasi yang dianggap krusial bagi masa depan pembangunan ekonomi dan sosial di seluruh negara dengan memfokuskan pada peranan teknologi bagi pembangunan. Pertemuan  tersebut dipimpin oleh Presiden RI Abdurrahman Wahid dan diikuti oleh Sekjen PBB Kofi Annan, Presiden Austria Thomas Klestil, Presiden Bulgaria Petar Stoyanov, Presiden Kamerun Paul Biya dan Presiden Costa Rica Miguel Angel Rodriguez.

Pada akhir pertemaun para kepala negara tersebut mengeluarkan Komunike Pers yang isinya  antara lain menyambut baik  Deklarasi Menteri ECOSOC pada tanggal 7 Juli 2000 mengenai peranan teknologi bagi pembangunan. Para pemimpin  juga mengakui bahwa teknologi informasi penting untuk pembangunan suatu ekonomi global berdasarkan penguasaan ilmu pengetahuan dan  dapat membuka kesempatan  yang luas bagi pertumbuhan ekonomi serta  pembangunan sosial.

Para kepala negara tersebut juga menyambut baik penekanan yang diberikan terhadap teknologi informasi dalam KTT Millennium. Mengakui bahwa masalah Teknologi informasi saat  ini diterima secara luas dan mendapat perhatian di berbagai   fora internasional, termasuk pada KTT Selatan-selatan di Havana dan KTT Kelompok-8 (negara-negara industri) di Okinawa yang secara khusus memberikan perhatian untuk menjembatani  kesenjangan dalam teknologi informasi dan komunikasi (digital divide)  yang mana diakui dalam Deklarasi Menteri ECOSOC.

Para kepala negara menyatakan keprihatinan bahwa saat ini  potensi  teknologi informasi untuk  memajukan pembangunan  khususnya di negara-negara berkembang belum sepenuhnya digali. Mayoritas dari penduduk dunia masih hidup di dalam kemiskinan dan tidak tersentuh oleh revolusi teknologi informasi. Dalam hal ini langkah-langkah mendesak yang disetujui bersama pada tingkat nasional, regional, internasional penting sekali dilaksanakan untuk membantu menjembatani  digital divide sebagaimana   diakui  dalam   deklarasi  menteri  ECOSOC. Ditekankannya  bahwa  PBB harus menjadi bagian dalam mengerahkan berbagai sumber daya dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Dalam hubungan ini, para kepala negara menghargai usaha-usaha masyarakat internasional membentuk Satgas Digital PBB  bersama-sama pihak pemerintah, lembaga-lembaga pembangunan internasional, industri swasta, yayasan-yayasan guna secara bersama-sama membantu menjembatani digital divide dan  mengembangkan kesempatan bagi negara-negara berkembang dalam teknologi informasi dan komunikasi.

Para pemimpin tersebut menyambut baik peranan yang kini dimainkan oleh ECOSOC secara lebih berdaya guna sebagai forum global strategis dalam membina kemitraan  dalam meningkatkan kerjasama internasional  untuk mendaya gunakan potensi revolusi teknologi informasi untuk pembangunan.   

                                                                         New York,   8  September  2000