No. 052/HMS/IX/00

Press Release

Presiden RI Abdurrahman Wahid dan Perdana Menteri Portugal Antonio Guterres telah mengadakan pertemuan bilateral pada tanggal 5 September 2000 pukul 12 siang waktu setempat bertempat di UN Regal Plaza Hotel New York untuk membicarakan hubungan bilateral kedua negara. Pertemuan berlangsung sekitar 45 dalam suasana yang penuh persahabatan.

Presiden Portugal menyampaikan penghargaan atas upaya Indonesia dalam membangun demokrasi dan ekonomi demi kesejahteraan rakyat. Untuk itu Portugal mendukung penuh kepentingan Indonesia di Masyarakat Eropa karena kedua negara sekarang memasuki era baru dengan menjadi partner dalam berbagai kerjasama regional dan internasional. Portugal juga menyampaikan agar kerjasama kedua negara diperluas dalam berbagi bidang antar lain ekonomi, politik dan budaya. Untuk itu diharapkan agar kedua negara segera mengadakan perjanjian untuk meningkatkan hubungan antara lain perjanjian perlindungan investasi dan pajak berganda.

Presiden RI menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan tersebut dan semoga berbagai dukungan akan mempercepat pemulihan situasi yang sekarang sudah mulai membaik. Indonesia sedang melakukan berbagai langkah reformasi di berbagai bidang khususnya reformasi hukum serta reformasi birokrasi pemerintahan dan TNI. Dalam berbagai langkah reformasi tersebut, Presiden menyatakan tetap menghormati TNI sebagai satu institusi. Indonesia sudah memasuki tahap akhir untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam negeri khususnya Aceh, Maluku dan Papua. Portugal menyampaikan dukungan atas penyelesaian melalui dialog yang ditenpuh Pemerintah Indonesia dan khusus mengenai Papua Portugal menyatakan dukungan penuh terhadap keutuhan teritorial Indonesia.

Portugal yang sedang menggali pengaruh Islam dalam kehidupan serta budayanya semakin menunjukkan bahwa begitu besar pengaruh Islam dalam tradisi Portugal. Hal ini juga diharapkan akan menjadi sarana untuk mengembangkan sikap toleransi karena ternyata dunia Islam bukan sesuatu yang asing bagi Portugal. Pengaruh Islam telah menjadi bagian dari identitas Portugal. Dalam masalah toleransi Portugal beranggapan bahwa Indonesia mempunyai sejarah panjang toleransi agama dan telah menjadi simbol toleransi antar umat beragama. PM  Portugal  berkali-kali mengharapkan kunjungan Presiden Gus Dur ke Portugal menyatakan sebaiknya kunjungan tersebut juga sekaligus mengunjungi tempat-tempat yang bersejarah tersebut.

Menyangkut masalah Timor-Timur, Presiden RI menyampaikan bahwa Indonesia bersama Australia akan membentuk kerjasama empat negara, yaitu Indonesia, Australia, Portugal dan Timor-Timur. Juga disampaikan bahwa masalah Timor-Timur bagi Indonesia pada dasarnya merupakan masalah teknis dan untuk

Itu akan berupaya untuk membantu pembangunan Timor-Timur dan juga kemungkinan integrasi Timor-Timur kedalam kerjasama regional ASEAN. Khusus mengenai masalah pengungsi, milisi dan rekonsiliasi antara masyarakat Timor-Timur Indonesia mengharapkan dukungan dan kerjasama Portugal dan dunia internasional. Portugal mendukung gagasan kerjasama empat negara dan siap bekerjasama setelah proposal tersebut ditindaklanjuti. Portugal juga akan membantu penyelesaian berbagai masalah di Timor-Timur khususnya masalah pengungsi dan rekonsiliasi. Walaupun Portugal ingin meningkatkan hubungan budaya dan ekonomi dengan Timor-Timur, Portugal dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa hubungan dan kerjasama antara Indonesia dan Timor-Timur adalah pilihan yang terbaik untuk Timor-Timur.

Sementara itu, Presiden Indonesia menyampaikan bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama Duta Besar Indonesia untuk Portugal akan berada di Lisbon. Kedua pemimpin berharap agar kedatangan Duta Besar Indonesia tersebut akan mempercepat berbagai kerjasama antara kedua negara.

                                                                            New York,   5  September 2000