
PRESS RELEASE NO.: 026/HUMAS/XI/2012 DPR RI SAMPAIKAN KEPRIHATINAN
INDONESIA TENTANG PALESTINA KEPADA SEKJEN PBB Keprihatinan
Indonesia atas situasi di Timur Tengah, khususnya Palestina, disampaikan oleh Delegasi Komisi 1 DPR RI
kepada Sekretaris Jenderal, Ban Ki-moon, dalam pertemuan yang berlangsung di Markas Besar PBB, New
York, Senin (12/11/2012). “DPR
RI menyampaikan keprihatinan Indonesia yang mendalam atas penderitaan rakyat
Palestina, dan meminta PBB untuk lebih berperan dalam pembukaan kembali dialog
antara Palestina dan Israel,” demikian disampaikan Ketua Delegasi Komisi 1
DPR-RI, Hayono Isman. “Kami menekankan bahwa DPR RI mendukung posisi Pemerintah
Indonesia dalam isu tersebut.” “Terkait
konflik Suriah, DPR RI dan Sekjen PBB melakukan tukar pikiran mengenai
perkembangan dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh Joint Special Representative Sekjen PBB untuk Suriah,” lanjut
Hayono. Selain
isu Timur Tengah, Delegasi DPR RI juga membahas bersama Sekjen PBB sejumlah isu
lain, termasuk perkembangan situasi di Myanmar, Agenda Pembangunan Global Pasca
2015, dan perlucutan senjata. Pada
kesempatan tersebut Sekjen PBB juga menyampaikan harapannya agar International Parliamentary Union (IPU)
dapat memfasilitasi peningkatan dukungan parlemen seluruh negara anggota terhadap
implementasi agenda perdamaian PBB. Dalam kaitan ini, Hayono menambahkan, “Sekjen
PBB memberikan penghargaannya atas peran aktif parlemen Indonesia dalam
mendukung kontribusi konstruktif Pemerintah Indonesia pada upaya memperoleh
solusi atas berbagai permasalahan, baik di tingkat kawasan maupun di tingkat
dunia. Dalam
pertemuan di hari yang sama dengan Presiden Majelis Umum PBB ke-67, Vuk
Jeremic, DPR RI mengangkat isu revitalisasi Majelis Umum PBB. “DPR
menggarisbawahi pentingnya segera diwujudkan langkah-langkah konkrit dalam
upaya revitalisasi Majelis Umum,” ungkap Hayono. “Pandangan tersebut disepakati
Presiden Majelis Umum, termasuk melalui rencana pembentukan mekanisme hubungan
antara Majelis Umum dengan forum G-20,” imbuhnya. Kunjungan
kerja Delegasi Komisi 1 DPR RI yang terdiri atas Enggartiasto Lukita, Roy Suryo
Notodiprojo, Meutya Viada Hafid, Adjeng Ratna Suminar, Achmad Daeng Se’re,
Muhammad Idris Lutfi, Mirwan Amir, dan Sayed Mustafa Usab, akan berlangsung
sampai dengan tanggal 15 November 2012. Selama berada di New York, delegasi DPR
telah dijadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan pejabat tinggi dan sejumlah
badan PBB, termasuk Under Secretary General for Peace
Keeping Operations,
Herve Ledsous, UN Office for Disarmament
Affairs (UNODA), Office for Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) dan Central
Emergency Relief Fund (CERF), UNDP, UN Dept of Peace Keeping Operations
(UNDPKO), serta UN Dept of Field
Service (UNDFS). New York, 12 November 2012 ![]() |