PRESS RELEASE

NO.: 20/HUMAS/IX/2012

 

INDONESIA TERPILIH SEBAGAI KETUA KOMITE 1 MAJELIS UMUM PBB SESI KE-67

 

Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Desra Percaya, telah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite 1 Majelis Umum PBB  untuk sesi ke-67, dalam Sidang Majelis Umum yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, pada hari Selasa (04/09/2012).

 

“Tantangan pada bidang perlucutan senjata dan keamanan internasional sangat jelas dan substantif,” demikian disampaikan Dubes Desra Percaya. “Namun tantangan tersebut akan dapat diatasi melalui kerja sama, serta dengan kemauan politik semua pihak guna merealisasikan tujuan bersama, yaitu tercapainya perdamaian dan keamanan internasional bagi seluruh umat manusia.”

 

Kepercayaan kepada Indonesia untuk mengemban tugas sebagai Ketua Komite 1 didasari oleh peran dan kontribusi positif Indonesia dalam berbagai inisiatif PBB yang terkait perlucutan senjata dan keamanan internasional. Selama lebih dari satu dasawarsa, Indonesia merupakan Koordinator Kelompok Kerja Perlucutan Senjata Gerakan Non-Blok. Indonesia juga berperan aktif dalam proses penyelesaian penandatanganan Protokol South-East Asia Nuclear-Weapon-Free Zone (SEANWFZ) oleh kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Perancis, dan Inggris. Selain itu, Indonesia telah meratifikasi Comprehensive Nuclear Test-Ban Treaty (CTBT) beberapa waktu lalu.

 

Indonesia juga senantiasa aktif berupaya menjembatani kepentingan berbagai kelompok yang berbeda pandangan dalam isu perlucutan senjata dan non-proliferasi. Dalam konteks ini, Indonesia dinilai oleh banyak pihak sebagai bridge builder dan consensus builder, serta senantiasa menjadi part of the solution.

 

Komite 1, atau Komite Perlucutan Senjata dan Keamanan Internasional, adalah salah satu Komite Utama PBB yang bertugas untuk memfasilitasi diskusi antar negara anggota PBB, serta memberikan rekomendasi berdasarkan prinsip-prinsip kerja sama internasional dalam mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional, termasuk melalui upaya perlucutan senjata. Sebelumnya, mantan Menteri Luar Negeri RI, Ali Alatas, juga pernah mengetuai Komite 1 pada tahun 1985, ketika menjabat sebagai Wakil Tetap RI untuk PBB di New York.

 

 

New York, 5 September 2012