Guest Book | About the Mission | Contact Us | Home

BILATERAL RELATIONS

BahamasGuatemalaJamaicaNicaragua

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAHAMAS

Suku Indian Arawak adalah penghuni kepulauan Bahama ketika Christopher Columbus pertama menginjakan kakinya di “Dunia Baru” pada bagian San Salvador tahun 1492. Lalu pada tahun 1647 warga Inggris mulai berdatangan dan kepulauan menjadi coloni Ingris pada tahun 1783. Semenjak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1973, Kepulauan Bahama menjadi maju melalui turisme, perbankan internasional dan manajemen investasi. Dikarenakan letak geographisnya negara ini menjadi pusat pemberhetian kapal-kapal internasional bermuatan narkoba terutama yang bertujuan ke Amerika Serikat, dan teritorialnya juga dimaanfatkan unuk menyelundupkan imigran gelap ke AS.


Geography

  • Lokasi: Karibia, rantai kepulauan di Laut Atlantik Utara, tenggara dari Florida, timur laut dari Cuba.
  • Area: total : 12,940 km2
    Air : 2,870 km2
    Darat: 10,070 km2
  • Cuaca: Laut tropik.
  • Penghasilan Alam: garam, kayu, aragonite.
  • Nota-Geography: Lokasi strategis sejajar dengan AS dan Kuba, negara kepulauan dengan jumlah 30 pulau yang dihuni

Masyarakat

  • Populasi: 297,477 orang
  • Pertumbuhan populasi: 0.77% (perkiraan 2003)
  • Nama Bangsa: Bahamian
  • Agama: Baptis 32%, Anglican 20%, Katolik Roma 19%, Methodis 6%, Gereja Tuhan 6%, Protestan yang lain 12%, atheis atau tak diketahui 3%, yang lain 2%.
  • Bahasa: Ingris, Creole (diantara imigran Haiti)


Bendera nasional Bahamas

Pemerintahan

  • Nama Negara: nama panjang resmi: Commonwelth of The Bahamas
    Nama pendek resmi: The Bahamas
  • Jenis Pemerintahan: Demokrasi Parlementer Konstitusi
  • Ibu Kota: Nassau
  • Hari Kemerdekaan: 10 Juli 1975 (Dari Ingris)
  • Libur Nasional: Hari kemerdekaan, 10 Juli
  • Konstitusi: 10 Juli 2003-08-14
  • Sistem Hukum: berdasarkan hukum Ingris
  • Eksekutif: Kepala Negara: Queen Elizabeth II (sejak 6 February 1952), diwakilkan oleh Gubernur Jendral Ivy Dumont (sejak May 2002). Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Perry Christie (sejak 3 May 2002) dan Wakil Perdana Menteri Cynthia Pratt (sejak 7 May 2002).
    Pemilu: tidak ada, monarki berdasarkan keturunan; Gubernur Jendral dipilih oleh kerajaan. Setelah Pemilihan Umum pemimpin partia mayoritas atau pemimpin koalisi mayoritas biasanya dipilih menjadi perdana menteri oleh Gubernur Jendral, dan ia merekomendasikan Wakil Perdana Menteri.
  • Kabinet:
    1. Perdana Menteri dan Menteri Keuangan: Hon. Perry G. Christie
    2. Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keamanan Nasional: Hon. Cynthia A. Pratt
    3. Menteri Pekerjaan Umum dan Perlengkapan: Hon. Bradley B. Roberts
    4. Menteri Tenaga Kerja dan Imigrasi: Hon. Vincent A. Peet
    5. Menteri Pariwisata: Hon. Obediah H. Wilchcombe
    6. Menteri Luar Negeri dan Pelayanan Umum: Hon. Frederick A. Mitchell
    7. Jaksa Agung dan Menteri Pendidikan: Hon. Alfred M. Sears
    8. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Hon. Leslie O. Miller
    9. Menteri Pertanian, Perikanan, dan Pemerintahan Lokal: Hon. V. Alfred Gray
    10. Menteri Pemuda, Olah Raga dan Kebudayaan: Hon. Neville W. Wisdom
    11. Menteri Pelayanan Sosial Dan Pembangunan Masyarakat: Hon. Melanie S. Griffin
    12. Menteri Transportasi dan Penerbangan: Hon. Glenys M.E. Hanna-Martin
    13. Menteri Jasa Keuangan dan Penanaman Modal: Hon. Allyson Maynard-Gibson
    14. Menteri Perumahan dan Asuransi Nasional: Hon. D. Shane Gibson
    15. Menteri Kesehatan: Sen. the Hon. Dr. Marcus C. Bethel
    16. Menteri Negara Bidang Keuangan Kementrian Keuangan: Sen. the Hon. James H. Smith

  • Legislative: Parlemen terdiri dari Senate (beranggotakan 16 orang dan dipilih oleh Gubernur Jendral dengan rekomendasi Perdana Menteri dan pemimpin oposisi untuk jabatan 5 tahun.) Dan House of Assembly (beranggotakan 40 orang, dipilih oleh rakyat langsung untuk jabatan 5 tahun.)
    Pemilu: terakhir diadakan 1 May 2002 (yang berikut diadakan pada May 2007)
    Hasil pemilu: prosentase suara perpartai – PLP 50.8%, FNM 41.1%, Independen 5.2%; kursi perpartai- PLP 29, FNM 7, Independen 4.

EKONOMI

  • Latar Belakang perekonomian: Bahama adalah negara berkembang yang stabil dengan ekonomi yang sangat bergantung onle turisme dan “offshore banking.” Turisme sendiri menghasilkan 60% dari GDP dan secara langsung dan tidak langsung memperkerjakan setengah dari tenaga kerja di negeri tersebut.. Pertumbuhan di area turisme yang membantu pembuatan hotel-hotel baru secara besar-besaran.juga menguatkan pertumbuhan GDP mereka. Akan tetapi dikarenakan kejadian september 11 dan penurunan ekonomi Amerika telah menahan pertumbuhan disektor tersebut selama 2002. Industri dan pertanian menyumbang kurang lebih sepersepuluh dari GDP dan menunjukan pertumbuhan kecil walaupun pemerintah memberikan insentif di bidang tersebut. Secara keseluruhan dalam jangka waktu pendek pertumbuhan ekonomi bergantung berat pada hasil sektor turisme, yang bergantung pada ekonomi Amerika Serikat.
  • GDP: Bedasarkan purchasing power parity- $5,2 Milliar (perkiraan 2002)
  • GDP – nilai pertumbuhan asli – 0.1% (perkiraan 2002)
  • GDP - Per kapita: Kekuatan daya beli paritas - $17,000 (perkiraan 2002)
  • GDP – Komposisi per sektor:
    pertanian: 3%
    Industri: 7%
    Turisme: 90%
  • Jumlah Tenaga Kerja: 156.000 orang (1999)
  • Tenaga Kerja-sesuai lapangan kerja: Turisme 50%, servis yang lain 40%, Industri 5%, pertanian 5% (perkiraan 1999)
  • Presentase penganguran: 6.9% (perkiraan 2001)
  • Expor: $560.7 juta (perkiraan 2002)
  • Expor – komoditas: ikan, “crawfish”, rum, garam, industri kimia, buah-buahan dan sayur-sayuran.
  • Expor- Partner: AS 28.2%, Prancis16.5%, Jerman 14.1%, Inggris 12.9% (2000)
  • Import: $1.86 Milliar (perkiraan 2002)
  • Impor- komoditas: Mesin dan peralatan transportasi, zat-zat kima, pretrokima, makanan dan binatang hidup.
  • Impor- Partner: AS 31.6%, Korea Selatan18.2%, Italy 17.4%, Jepang 5.8% (2002)
  • Hutang- Dalam Negeri: $371.6 Juta (2001)
  • Mata Uang: Bahamian dollar (BSD)
  • Tahun Fiskal: 1 July- 30 Juni

TRANSPORTASI

  • Jalan Kereta Api: 0 KM
  • Jalan bebas Hambatan: total 2.693 km
    Teraspal: 1,546 km
    Tanpa aspal: 1.147 km (1997)
  • Pangkalan Kapal: Freeport, Matthew Town, Nassau
  • Pedagang Laut: Total: 1.090 kapal (1000 GRT atau lebih) 33.065.778 / 46.202.085 DWT
    Kapal per jenis: Bulk 150, kargo 223, Tangker Kimia 45, kombinasi bulk 12, kombinasi ore/minyak 18, kontainer 108, gas cair 26, pembawa binatang hidup 2, kapal besar serba guna 8, kapal penumpang 102, kapal penumpang/kargo 1, tanker petroleum 178, kargo dengan pendingin 135, roll on/ roll off 40, kapal penumpang jarak dekat 17, tanker spesialisasi 2, pembawa kendaraan 23.
    Nota: Kapal asing yang melintas dari negara asing sebagai berikut:
    Angola 1, Argentina 1, Australia 4, Belgium 18, Bermuda 1, Kanada 5, Chile 1, Cina 3, Kroatia 2, Kuba 3, Cyprus 2, Denmark 27, Ekuador 1, Estonia 2, Finland 9, Prancis 15, Jerman 26, Yunani 173, Hong Kong 6, India 2, Indonesia 2, Irlandia 1, Israel 3, Itali 9, Jamaika 1, Jepang 32, Kenya 3, Malaysia 10, Malta 2, Monako 67, Belanda 32, Zelandia Baru 2, Norway 237, Panama 2, Filipina 3, Polandia 13, Reunion 1, Russia 6, Saudi Arabia 9, Singapur 13, Slovenia 1, Korea Selatan 2, Spanyol 7, Sweden 12, Swiss 8, Thailand 1, Trinidad and Tobago 2, Turkey 2, Ukraine 2, United Arab Emirate 10, Inggris 107, Amerika Serikat 159, Uruguay 1. (Perkiraan 2002)
  • Pangkalan Udara: 64 (2002)

 

 

 
     
   
picture 01 picture 02 picture07 picture 06